Reksadana Resmi

4 Tips Investasi di Reksadana Resmi Untuk Pemula

Reksadana resmi adalah salah satu instrumen investasi yang terdiri dari berbagai aset di dalamnya, seperti saham, obligasi atau surat utang, dan deposito. Reksadana mengumpulkan uang dari banyak investor yang dikelola oleh manajer investasi supaya nilainya bisa berkembang. Perlu diketahui juga, sebagai bentuk investasi, reksadana mengandung risiko sehingga nilainya bisa naik atau turun dalam jangka pendek. 

Namun, jangan khawatir, produk ini resmi dan semua yang terkait seperti manajer investasi, bank kustodian dan agen penjualnya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kita sudah paham juga tentang keuntungan reksadana ini, tetapi tetap saja kita yang masih awam ini bingung mau mulai dari mana. Selain itu, kita juga masih sulit memutuskan untuk memilih produk mana yang cocok untuk kita.

Hasil gambar untuk 4 Tips Investasi di Reksadana Resmi Untuk Pemula

Tentukan Tujuan

Sebelum kita berinvestasi, kita harus mengetahui dana investasi kita ini nanti akan digunakan untuk apa. Ibarat kita naik bis atau kendaraan, kita harus tahu arah yang kita tuju agar bisa merencanakan perjalanan dan tidak tersesat. Tujuan investasi ini bisa bermacam-macam tergantung kebutuhan dan keinginan kita. 

Misalnya, kita ingin liburan atau jalan-jalan ke luar negeri, membiayai pendidikan anak, membeli barang seperti smartphone atau laptop, membayar uang muka rumah, atau untuk menikmati masa pensiun.

Kenali Profil Risiko

Sebagai investor, profil risiko adalah hal yang wajib diketahui sebelum melakukan investasi karena menentukan seberapa besar tingkat risiko yang mampu kita tanggung. Pada prinsip investasi, tingkat risiko yang berani kita ambil ini akan berbanding lurus dengan potensi imbal hasil (return) yang diharapkan. 

Pilih Jenis Reksadana Yang Cocok

Bila kita sudah tahu tujuan dan profil risiko kita, saatnya kita memilih Reksadana resmi yang cocok. Ada empat jenis reksadana yang tersedia bagi masyarakat umum, yakni reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Bila kita memiliki tujuan jangka pendek sekitar setahun, kita bisa memilih reksadana pasar uang. Untuk investasi dalam jangka menengah sekitar tiga tahun, reksadana pendapatan tetap bisa dipilih.

Lihat Kinerja Historis

Kinerja reksadana dapat tercermin berdasarkan data historikal suatu reksadana seperti pergerakan Nilai Aktiva Bersih (NAB), return dan risiko. Dalam hal ini mengetahui semakin panjang data historis yang dipergunakan untuk mengevaluasi, maka akan menghasilkan pertimbangan yang makin baik sebelum membuat suatu keputusan investasi. Penilaian kinerja reksadana dengan data historikal yang baik adalah minimal lima tahun

Nah kalau sudah tahu tips dan strategi investasi untuk pemula , tunggu apa lagi? Ayo mulai berinvestasi Reksadana Resmi sekarang juga agar tujuan keuangan kita di masa depan segera tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *