4 Cara Deteksi Penyakit dengan Melihat Perubahan Lidah

Diposting pada
Ilustrasi (Foto: Thesun)

SEBAGAI indera pengecap, lidah memiliki fungsi untuk membedakan berbagai macam rasa makanan serta minuman. Oleh karena itu lidah bisa membedakan rasa manis, asam, pahit, asin pada saat mencicipi suatu makanan atau minuman.

Fakta bahwa ternyata lidah tidak hanya bisa membedakan berbagai macam rasa, tetapi juga untuk mendeteksi gejala penyakit mulai dari kesehatan pencernaan, infeksi, kurangnya nutrisi tubuh, dan lain sebagainya. Dikutip Okezone dari Indiatimes, Senin (16/9/2018), seorang ahli praktisi Emilia Herting dan Maeve O’Sullivan mengatakan bahwa bentuk, lapisan lidah, warna, dan tekstur dapat membantu mengonfirmasi dan diagnosis kesehatan tubuh.

1. Bentuk lidah

Lidah yang bengkak dapat menunjukan kurangnya nutrisi dalam tubuh, tersumbatnya aliran darah, dan penumpukan racun yang bersarang di dalam tubuh.

Lidah yang sangat tipis juga bisa menandakan bahwa Anda mengalami dehidrasi atau kondisi kesehatan kronis.

2. Lapisan lidah

Lapisan lidah yang normal adalah tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal. Memiliki lapisan yang tebal bisa menandakan Anda memiliki kesehatan usus yang buruk. Sedangkan lidah yang terlalu tipis bisa berarti kekurangan cairan pada tubuh.

Lapisan lidah berwarna kuning menandakan suhu tubuh Anda yang sedang panas atau adanya infeksi di dalam tubuh.

Lapisan lidah berwarna abu-abu atau hitam menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan kesehatan tubuh.

Lapisan lidah yang berwarna putih tebal menandakan Anda sedang mengalami kedinginan atau infeksi.

deteksi penyakit dari lidah

3. Warna lidah

Warna merah pada lidat dapat menandakan panas dalam suhu tubuh. Seperti demam atau ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan perubahan suhu tubuh.

Loading...