Hati-hati, Hidup Kamu Justru Merugi Kalau Memelihara 9 Sifat Baik Ini

Diposting pada
Hati-hati, Hidup Kamu Justru Merugi Kalau Memelihara 9 Sifat Baik Ini

mesothelioma claims process
motorcycle personal injury lawyer
motorcycle accident attorney san diego
truck accident attorney san antonio
dallas truck accident lawyer
mesothelioma lawyer directory
injury atty
colorado springs car accident attorney
sokolove law mesothelioma
auto accident lawyers in houston tx
best mesothelioma law firms
mesothelioma attorney houston
motorcycle accident attorney orange county
how to sell structured settlement
california motorcycle accident lawyer
mesothelioma financial help
motorcycle injury attorney
mesothelioma veterans
mesothelioma help
fort lauderdale accident attorney
motorcycle accident lawyer los angeles
austin texas personal injury attorney
pleural mesothelioma stages
lawyers for car accident
mesothelioma settlement fund
auto accident attorney colorado springs
accident attorneys
motorcycle accident attorney near me
mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit
mesothelioma claims time limit
personal injury attorney broward county
car accident lawyer near me
car accident lawyer fort lauderdale
motorcycle accident lawyer san diego
austin dui lawyer
mesothelioma attorney california
truck accident lawyer chicago
car accident lawyer moreno valley
boise accident lawyers
louisville accident attorney
car accident lawyers west palm beach
tennessee mesothelioma lawyer
diagnosed with mesothelioma
mesothelioma compensation payouts
accident attorney riverside ca
ft lauderdale car accident lawyer
auto accident attorney san antonio
motorcycle lawyer los angeles
colorado springs personal injury attorney
personal injury lawyer
should i get an attorney after a car accident
top mesothelioma law firm
car accident lawyer augusta
attorney lawyer mesothelioma
accident attorney rancho cucamonga
car accident lawyer joliet il
ar accident lawyer ny
car accident lawyer in phoenix
personal injury attorney fort myers
personal injury lawyer kentucky
structured settlement companies
lawyers for asbestos cases
phoenix wrongful death lawyer
sell annuity payments
personal injury attorney inland empire
educational leadership doctoral programs online
rutgers mini mba digital marketing reviews
term life insurance quotes online
best asbestos lawyers
asbestos exposure attorneys
life insurance quotes
car donation nj
donate your car bay area
amvets car donation
donate car nj tax deduction
auto insurance companies
term life insurance quotes
donate car to charity california
life insurance over
best car donation program
digital marketing certificate programs online
auto insurance troy mi
auto insurance michigan
instant life insurance quotes
bitcoin merchant account
Donate Car For Tax Credit
best place to donate a car
term life insurance
car insurance companies
how to get pre approved mortgage
refinance loan
alliant merchant services

Pernahkah kamu merasa sudah bersikap baik, namun ternyata justru kekecewaan yang kamu dapat? Pernahkah kamu berpikir kamu sudah berbesar hati, namun ternyata hanya pengkhianatan demi pengkhianatan yang kamu terima? Pernahkah kamu merenungi mengapa semua kebaikanmu itu justru berbalik seperti pisau yang menikammu secara tak terduga?

Semuanya secara tak terkira menjadi terasa salah, karena bisa jadi kamu melakukannya dengan cara yang salah pula. Dan sayangnya, kamu sendiri pun tak menyadarinya. Mungkin satu dari 9 sifat baik ini juga ada padamu, kalau memang benar, maka hindarilah segera agar hidupmu tak lagi dirugikan dan disepelekan.

1. Ambisius

Ambisius yaitu ketika kamu memiliki keinginan, harapan dan dorongan yang keras untuk mencapai sesuatu. Sikap ini memang akan menjadi baik jika diiringi dengan kerendah-hatian dan keikhlasan sejak awal.

Namun akan menjadi bahaya, jika kamu merasa ‘wajib’ mendapatkannya. Kamu seolah ‘mempertaruhkan’ diri yang akhirnya justru mencederai harapanmu sendiri. Pada intinya, kamu ambisius namun kamu tak siap dengan segala kemungkinan. Goals-mu ada pada hasil, bukan pada proses. Tak heran, pada saat kamu ‘kalah’, kamu akan langsung jatuh putus asa.

2. Terlalu ‘open’ kepada orang lain

Jika kamu senang ‘meladeni’ orang asing yang baru kamu kenal, atau merespon ‘segala jenis obrolan’ termasuk kalimat godaan dan rayuan yang tak pantas dilontarkan oleh orang asing, maka secara tak sadar kamu sedang merendahkan diri kamu sendiri.

Kamu mungkin awalnya hanya ingin berniat ramah, tapi bukan berarti kamu juga kehilangan batas. Alih-alih ingin bersikap baik, kamu malah direndahkan dan dilecehkan. Duh, benar-benar merugikan hidupmu, kan?

3. Tidak bisa membedakan antara cepat dan terburu-buru dalam mengambil keputusan

Memang keliru jika kamu terlalu mengulur-ulur waktu hingga akhirnya membiarkan kesempatan itu hilang. Namun juga akan lebih buruk jika kamu terburu-buru dalam membuat keputusan.

Sikap terburu-buru ini biasanya terjadi jika kamu sedang berada pada kondisi di bawah tekanan yang mendesakmu untuk segera membuat keputusan. Di sinilah fungsi self-control digunakan, tetap berhati-hati dan jernihkan pikiran. Sebab, butuh kedewasaan dan kebijaksanaan yang tinggi untuk mengambil keputusan yang tepat. Ingat, apa yang kamu putuskan di masa kini akan berpengaruh pada apa yang akan terjadi di masa depan.

4. Terlalu pasrah

Jika kamu selalu mengalah di saat kamu tak salah, kamu hanya diam saat mereka marah, kamu hanya pasrah dan menganggap itu sebagai sebuah kebesaran hatimu kepada sesama, maka sesungguhnya kamu sudah salah.

Orang tak akan menghargaimu dengan cara yang seperti itu. Sebaliknya, mereka akan cenderung menginjak-injak harga dirimu, menyepelekan kehadiranmu dan merendahkan kebaikanmu. Jika kamu pernah bertanya mengapa orang selalu memanfaatkan dan mempermainkan kebaikanmu, hati-hati, bisa jadi inilah penyebabnya!

5. Terlalu mudah memaafkan

Memaafkan kesalahan orang lain memang merupakan tindakan yang mulia. Namun bagaimana jika seseorang terus mengulangi kesalahannya dan terus berlindung di balik kata maafnya itu? Sebab, orang yang tulus tak akan mempermainkan hatimu dengan merendahkan harga sebuah maafmu. Sudahlah, jangan manjakan mereka dengan pemaafan darimu, berbesar hatilah namun tetap tegas.

6. Mementingkan kehidupan orang lain di atas segalanya

Termasuk mengorbankan hidupmu sendiri. Ya, kamu memang harus peduli pada orang lain, namun jika situasinya sulit, di mana kamu sendiri “sama butuhnya” dengan mereka, maka kamu tak bisa memaksakan dirimu untuk membantunya. Alih-alih ingin membantu, akhirnya justru kamu sendiri yang kesulitan. Hayo, jangan malah mengabaikan dirimu sendiri, ya.

7. Loyalitas tanpa batas

Kamu tak mengenal waktu dan batasan loyalitas yang wajar terhadap organisasi atau perusahaan yang kamu masukki, hingga tanpa sadar kamu telah mengorbankan segalanya; tubuhmu, temanmu juga keluargamu.

Kamu tak peduli badanmu lelah, tak peduli ada keluarga yang merindukan kehadiranmu di rumah, adalah ciri-ciri kamu sudah terlampau loyal. Padahal, loyalitasmu tak lebih menguntungkanmu, pikirkanlah apakah loyalitasmu sudah sebanding dengan apa yang sudah kamu korbankan? Atau justru malah perlahan merenggutmu dari orang yang menyayangimu?

8. Idealis tapi tidak realistis

Ciri orang idealis adalah suka berpatok pada apa yang diyakininya benar, cenderung memiliki pemikiran yang kaku dan cukup suka memilah-milih sesuatu. Semisal dalam memilih pekerjaan, kamu seorang mahasiswa mandiri yang sedang mencari pekerjaan part-time untuk membiayai kuliahmu sendiri. Namun perusahaan yang membuka kesempatan part-time job ini perusahaan asing penjual produk luar negeri. Karena kamu pencinta produk dalam negeri (sebagai idealismemu), maka kamu menolak padahal kamu membutuhkan pekerjaan itu. Alhasil, keputusan idealismu berdampak pada menunggaknya biaya kuliahmu.

Loading...