Kisah Osin, Gadis 15 Tahun yang Menjadi Menteri Kabinet Jokowi

Diposting pada

Padahal, menurutnya, sektor perikanan ini dapat meningkatkan kesejahteraan. Terlebih lagi, Lembata memiliki potensi wisata budaya tangkap paus.

Terpisah, Menko Maritim Luhut B. Panjaitan mengungkapkan harapan dan kebanggaannya kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan hari ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, sehingga anak-anak perempuan di Indonesia bisa semakin maju dan menjadi pemimpin yang baik,” ungkap dia.

Menko Luhut mengatakan bahwa anak-anak perempuan di Indonesia memiliki potensi yang baik dan dapat terus dikembangkan.

“Tugas kita semua adalah memberikan kesempatan dan kesetaraan untuk anak-anak perempuan ini agar bisa maju dan tampil, sehingga mereka bisa terlibat dalam perubahan terutama memperjuangkan hak-hak anak,” tegas dia.

Maria siswi SMP 15 tahun gantikan Menko Luhut Panjaitan ©2018 Merdeka.com

Osin adalah salah satu dari dua belas anak yang terpilih mengikuti kegiatan ‘Sehari Menjadi Menko Maritim’. Kegiatan ini berkaitan dengan peringatan hari anak perempuan sedunia. Tahun ini tema yang diangkat adalah ‘Menciptakan Kota Aman Bagi Anak Perempuan’.

“Kegiatan ini sudah dilakukan untuk ketiga kalinya di Indonesia dan juga diperingati secara global di lebih dari 70 negara,” jelas Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia.

Teknis pemilihan kandidat, sebanyak 12 anak perempuan dipilih dari kompetisi vlog yang diikuti lebih dari 300 peserta. Mereka akan mengambil alih sejumlah posisi strategis di beberapa institusi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, dan perusahaan.

Dini menjelaskan bahwa perempuan dan anak perempuan dapat ikut membuat perubahan jika hak-hak mereka terpenuhi dan diberi kesempatan yang sama. Untuk itu, mereka membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, keluarga atau orangtua, masyarakat, pelaku usaha, pemerintah serta para pembuat kebijakan.

“Diperlukan kesamaan pemahaman bersama dari seluruh elemen masyarakat mengenai diskriminasi gender, peran mereka dalam hal tersebut, dan bagaimana mereka dapat meminimalkan hal tersebut,” kata Dini.

Sebagai informasi, di Indonesia, puncak kegiatan Hari Anak perempuan internasional akan dilakukan di stasiun gambir pada Sabtu, 13 Oktober 2018, dengan menggelar berbagai kegiatan. Kegiatan ini antara lain konferensi pers, pameran mural, talkshow, dan juga musik.

“Kami ingin menyosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kota yang aman untuk anak perempuan. Selain itu, dukungan dan peran serta masyarakat untuk bersama-sama memberikan kesempatan dan kesetaraan anak-anak perempuan untuk maju terlibat menjadi pemimpin dan menciptakan perubahan,” pungkas Dini.

 

sumber: https://today.line.me/id/pc/article/Kisah+Osin+Gadis+15+Tahun+yang+Menjadi+Menteri+Kabinet+Jokowi-BvgGrW?utm_source=facebook&utm_medium=linetodayhome&utm_campaign=snsoperation

Loading...